cara membuat fermentasi pakan ternak

Membuat Fermentasi Pakan Ternak

CARA MEMBUAT FERMENTASI PAKAN TERNAK

Memelihara hewan ternak merupakan salah satu bidang usaha yang cukup menggiurkan, karena usaha ini dapat menghasilkan keuntungan yang besar. Selain itu usaha ini juga dapat dijadikan sampingan bagi mereka yang mencari peluang bisnis yang lain. Terkait pemeliharaan dan perawatan hewan ternak, saat ini telah ditemukan berbagai ramuan maupun fermentasi yang dapat membuat hewan ternak memiliki bobot maksimal dan tetap terjaga kesehatannya. Berikut ini sharing kami seputar cara membuat fermentasi pakan ternak untuk mencukupi kebutuhan hewan ternak anda.

membuat pakan kambing dan sapi dari jerami
Tips Cara Membuat Fermentasi Untuk Kebutuhan Hewan Ternak

Berikut ini bahan – bahan yang harus disiapkan sebelum membuat fermentasi pakan ternak :
1. Siapkan lima atau delapan ikat jerami padi yang sudah kering
2. Siapkan 25 liter molase (tetes)
3. Siapkan satu botol probiotik yang dijual di pasaran
4. Siapkan 30 kg bekatul

Setelah semua bahan disiapkan, cara membuat fermentasi pakan ternak sebagai berikut. Potong atau cacah jerami padi yang telah disiapkan. Proses pencacahan dapat dilakukan dengan manual maupun dengan mesin pencacah jerami. Kemudian taruh jerami padi yang telah dicacah di atas terpal secara bertahap sedikit demi sedikit kira – kira dengan ketebalan 15 cm sampai 20cm. Kemudian taburkan bekatul secara tipis sambil disiramkan larusan molase dan probiotik. Atur perbandingan campuran molase dan probiotik agar campuran merata mengenai jerami sehingga terlihat basah.

Chat Via WhatsApp

Setelah jerami benar – benar telah disiram rata dengan larutan tersebut, masukkan jerami ke dalam wadah sedikit demi sedikit sambil dimampatkan atau diinjak – injak agar lebih padat. Setelah wadah penuh dan padat, tutup wadah tersebut dengan rapat dan usahakan udara benar – benar kosong. Tunggu hinggu empat belas hari jerami tersebut baru dapat mulai diberikan pada hewan ternak sesuai kebutuhan. Pakan ternak fermentasi ini cocok diberikan pada hewan ternak seperti kambing dan sapi. Dengan fermentasi seperti ini diharapkan hewan ternak memiliki bobot yang maksimal dan tetap terjaga kesehatannya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat WhatsApp