Jenis Jenis Ducting

JENIS JENIS DUCTING

Pada posting sebelumnya telah kita ketahui kegunaan ducting dalam proses industri. Walaupun memiliki fungsi yang sama, ducting memiliki karakter yang berbeda terkait dengan bentuk dan material fluida yang ditransfer. Bentuk ducting juga berpengaruh pada aliran yang terjadi di dalamnya. Pada posting ini akan kami jelaskan jenis jenis ducting serta kegunaannya pada proses industri.

Jika dilihat dari segi bentuknya, ducting dapat dibedakan menjadi dua jenis. Yaitu ducting bulat dan ducting kotak. Berikut penjelasannya :

Ducting bulat sering dijumpai pada industri pengolahan bahan mentah. Seperti pabrik tembakau, pabrik kayu, pabrik tepung dan industri lainnya. Ducting bulat cocok digunakan untuk transfer material, karena dengan bentuk bulat akan mengurangi terjadinya penyumbatan pada sudut – sudut ducting. Perhitungan kapasitas ducting bulat sangat mudah, yaitu dengan mengalikan penampang (m²) dan kecepatan (m/s).
Contoh ducting diameter 1m digunakan untuk transfer material dengan kecepatan 10m/s.
Dapat diketahui π = 3.14 dan d = 1m
Maka,
Luas penampang adalah = ¼πd²
= 0.25 x 3.14 x 1²
= 0.785m²
Setelah diketahui luas penampangnya 0.785m² kalikan dengan kecepatan 10m/s sehingga didapat kapasitas hisap ducting 7.85m³/s. Sedangakan untuk menghitung kebutuhan bahan pelat ducting silahkan check posting proses pembuatan ducting.

Ducting kotak memiliki karakter yang berbeda dengan ducting bulat. Jenis ini sering digunakan untuk sirkulasi udara seperti yang sering dijumpai pada sistem AC. Dengan bentuk yang kotak dapat disesuaikan dengan posisi yang sempit dan menghemat tempat. Perhitungan kapasitas ducting kotak hampir sama dengan perhitungan ducting bulat, hanya saja sebelum menghitung luasan penampang ducting kotak harus dikonversi menjadi diameter ekivalen. Rumus konversi diameter ekivalen dapat di peroleh dari 1.3 (PxL)⁵ : (P+L)²)^0.125. Setelah dikonversi ke dalam diameter ekivalen dapat dihitung menggunakan rumus seperti pada ducting bulat yang telah dijelaskan di atas.

Sekian penjelasan tentang jenis jenis ducting dalam penggunaannya dalam proses industri. Semoga posting ini dapat menambah wawasan dan bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Chat WhatsApp